puisi


seketika kata menjelma piatu mengayun 
risau layar puisiku seumpama nelayan 
yang berserah nasib pada 
gelombang-gelombang harapan

badai dan dingin bagai interupsi yang 
gigilkan hasrat untuk mengurai
puisi menjadi kata, kata menjadi mantra

tatapku tegas pada layar
yang akan menerbangkan puisi
ke tengah risau getir malam nelayan
puisi puisi Reviewed by Steve Elu on 10:33:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.