mazmur ayah


stasiun ini bergetar di wajah malam 
hangat mengalir desaunya, ke dahi. 
tempat Bapa biasa kutunjuk.

di seberang sana,orang-orang hiruk-pikuk. 
mengejar harapan dan mimpi sebelum tersaput 
pagi sebab di lembar-lembar malam
Tuhan biasa menaruh panggilnya 
siapa yang berkenan mendengarnya 
ialah yang paling beruntung
untuk pulang sambil bermazmur

aku pun bergegas menaiki kereta 
yang tiba terakhir di stasiun
berharap kereta itu membawaku menembus malam
dari kaca jendela kulihat ayah sedang bernyanyi 
mazmur suaranya ialah doa-doa di kamarku dulu.
mazmur ayah mazmur ayah Reviewed by Steve Elu on 01:30:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.