parinseja (1)

sudah tengah malam
ibu masih bercerita tentang parinseja:
si tuan puteri, penghuni pohon kapuk depan rumah

parinseja adalah aib
yang boleh bertandang ke rumah
setelah nyanyian mama bergema
di antara ketiadaan ayah
parinseja hanya boleh menyantap cinta
lewat surya yang pasti terbit dan tenggelam
dari lubuk hati mama

sementara bapa ialah tuan rumah
yang terus menanti pewarisnya.
ia senantiasa bermimpi
matahari yang lahir dari rahim mama esok pagi ialah lelaki
dan yang terbenam pada kata-kata senja adalah kegagahan
seusai menahkodai rumah dan kaum perempuan

suara ibu kian berat
menyelip di antara desau salu’
yang sedang dianyam menuju tikar.
tikar itu ada di saku dadaku saat ini.

Ket: salu’: daun gewang yang sudah diolah sebagai bahan anyaman
tikar
parinseja (1) parinseja (1) Reviewed by Steve Elu on 08:00:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.