segelas hujan

sore ini, tak ada kopi dalam gelas
hanya sebutir hujan yang ingin kueram
jadi petuah. kalau sudah matang
ingin kubawa ke penggorengan di kebun

hujan sudah turun sore ini, entah yang keberapa,
aku tak peduli. cermatilah hujan dalam gelasku:
matanya bening, rambutnya lurus, hidungnya sedikit mancung,
kulitnya sawo matang. ah, ini gadis kesayanganku. gadis dari hujan.

dalam sayup senja,
kubawa gadis hujan ke kebun. aku ingin menyemainya 
di tanah paling subur agar ia kian rimbun

suatu pagi, aku bangun. berjalan–jalan di sepanjang pagar kebun
dan memanggil-manggil hujan, gadis hujan, dan padi,
dan kami tentang kabut

menteng, 20 juli 2013
segelas hujan segelas hujan Reviewed by Steve Elu on 20:23:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.