Cap Go Meh Di Singkawang, Kalimantan Barat

STEVEELU.com - Indonesia sangat kaya akan ragam budaya. Sangat disayangkan bila ragam budaya itu tidak dipelihara dengan baik. Di beberapa tempat, ia bukan hanya tampilan luar atau dalam bentuk kerajinan tetapi ia menjadi bagian dari diri si pemilik budaya.

Salah satu yang saya kunjungi tahun ini adalah perayaan Cap Go Meh di Singkawang, Kalimantan Barat. Tiap tahun, perayaan ini digelar dan disaksikan ribuan manusia, entah itu datang dari sekitar daerah Indonesia, atau pun dari mancanegara. Perayaan ini biasanya dilakukan pada hari ke-15 setelah Hari Raya Imlek.

Perjalanan ke Singkawang sangat mudah. Bila Anda datang dari luar Kalimantan Barat, maka Anda perlu memakai pesawat, turun di Bandara Undara Internasional Supadio Pontianak. Dari bandara Anda bisa memakai bus atau taxi ke Singkawang. Kalau Anda ingin memakai bus, tinggal memakai taksi langsung ke terminal Bus. Sementara taxi ke Singkawang yang dimaksud adalah mobil seperti avansa yang memang difungsikan sebagai angkutan umum.

Saya baru pertama datang ke Singkawang untuk mengikuti perayaan Cap Go Meh. Dari Pontianak saya memakai taxi, dengan biaya Rp. 100.000. Lama perjalanan sekitar tiga sampai lima jam. Jika jalannya macet, maka bisa mencapai lima jam. Jika Anda memang berniat ingin menyaksikan Cap Go Meh di Singkawang, sebaiknya Ada memesan hotel di sana paling maksimal satu minggu sebelum perayaannya dimulai. Karena praktis, satu minggu sebelum acara, semua penginapan di sekitar Singkawang pasti sudah penuh.

Hal inilah yang dialami oleh beberapa rekan yang saya temui ketika kami sama-sama tiba di Bandara Udara Supadio. Satu rombongan dari Jakarta, sekitar 25 orang, akhirnya harus menginap di Pontianak karena sudah tidak kebagian hotel di Singkawang. Mereka baru berangkat dari Pontianak sekitar pukul 3.00 subuh. Sementara acara Cap Go Meh biasanya dimulai kurang lebih pukul. 07.00 WIB.

Tentang perayaan Cap Go Meh sendiri, tahun ini (2015) melibatkan lebih dari 400 tatung. Tatung adalah orang yang diarak, dan kebanyakan mereka duduk di atas tandu. Di tandu itu sudah ada pedang yang dipasang menghadap ke atas atau paku-paku tajam. Sepanjang arak-arakan itu, mereka akan mengadankan atraksi menginjak pedang, menginjang paku, atau memotong-otong tubuh mereka dengan pedang. Tapi tak satu pun dari mereka terluka. Inilah yang biasanya menarik perhatian para pelancong.

Banyak sekali atraksi yang mereka lakukan selama prosesi ini. Kata orang-orang, mereka tidak terluka karena sudah kerasukan roh. Jadi di saat mereka dikuasai roh, mereka tidak akan sadar diri. Sehingga mereka bisa melakukan banyak hal yang secara kasat mata itu sangat berbahaya. Ya seperti menginjak pedang, melubangi bibir mereka dengan besi dan segala jenisnya.

Perayaan Cap Go Meh ini juga tidak lepas dari perhatian media-media luar negeri. Kebetulan saja, ketika perarakan ini berlangsung saya berjumpa dengan seorang wartawan dari Kuala Lumpur, Malaysia. Ia datang ke Singkawang khusus untuk meliput acara ini.

Nah, jadi kalau Anda memiliki waktu dan ingin menyaksikan perayaan-perayaan budaya yang beraneka ragam di nusantara ini, layaklah Anda menyempatkan waktu untuk menyaksikan perayaan Cap Go Meh di Singkawang ini.

Pontianak, 6 Maret 2015
Cap Go Meh Di Singkawang, Kalimantan Barat Cap Go Meh Di Singkawang, Kalimantan Barat Reviewed by Steve Elu on 11:25:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.