Mommsen, Peraih Nobel Sastra 1902


STEVEELU.com - Christian Matthias Theodor Mommsen atau yang dikenal dengan panggilan Mommsen lahir di Garding, Schleswig, Jerman, pada 30 November 1817. Ia adalah anak seorang pendeta yang sangat sederhana. Tak lama setelah kelahirannya, Mommsen bersama orangtuanya pindah ke ke Oldesloe. Di kota inilah ia dibesarkan dan selanjutnya mencecap pendidikan di Altona. Ia juga belajar ilmu hukum di Kiel pada 1838-1843.

Mula-mula, cara pandang Mommsen sangat dipengaruhi oleh ceramah dari seorang doctor hokum yang sangat terkenal dari Jerman Barat, Otto John (19 Maret 1909 – 26 Maret 1997) dan tulisan-tulisan Friedrich Karl von Savigny (21 Februari 1779 – 25 Oktober 1861). Berangkat dari situ, Mommsen mulai tekun mempelajari pemikiran-pemikiran klasik. Minat ini pula yang membawanya untuk menulis disertasi tentang asosiasi Romawi dan membuat studi tentang kebudayaan dan peninggalan-peninggalan Romawi.

Pada 1843 Mommsen menerima beasiswa perjalanan dari pemerintah Denmark dan hibah dari Akademi Berlin untuk mengambil studi di Italia. Di sana ia berkenalan dengan Bartolommeo Borghesi, seseorang yang sangat menguasai prasasti Latin. Ialah yang kemudian menaruh pengaruh besar pada masa depan pemikiran-pemikiran Mommsen.

Di bawah bimbingan Borghesi, karya yang memuat koleksi monumental prasasti Latin (Corpus Inscriptionum Latinarum) pun dimulai. Setelah melalui proses yang begitu lama karya itu diterbitkan di bawah naungan Berlin Royal Academy of Science pada 1861. Sebelumnya, Mommsen juga mengumpulkan prasasti Samnite dan prasasti Neapolitan Raya dan diterbitkan pada 1852. Karya ini secara khusus didedikasikan untuk Borghesi.

Pada 1847 Mommsen kembali ke Schleswig dan mengajar di Universitas Leipzig. Bersamaan dengan itu, ia mendukung perjuangan kemerdekaan wilayah adipati Elbe dari Denmark dengan menulis untuk Schleswig-Holsteinische Zeitung, organ pemerintahan sementara. Setelah gerakan kemerdekaan ini gagal, Mommsen dipecat dari di Universitas Leipzig pada 1851.

Ketika Mommsen meninggalkan Universitas Leipzig, ia mendapat perhatian dari Karl Reimer, seroang redaktur di sebuah surat kabar. Karl Reimer membujuknya untuk menulis Sejarah Romawi populer tetapi tetap ilmiah. Tiga volume pertama, selain monograf tentang Roman Swiss, telah dimulai di Zurich dan diselesaikan di Universitas Breslau, di mana Mommsen mengajar dari 1854 -1858. Karya ini diterbitkan antara 1854 dan 1856. Dalam karya ini Mommsen menggambarkan sejarah Republik Romawi hingga munculnya model pemerintahan kekaisaran. Karya inilah yang melejitkan nama Mommsen di tanah Eropa. Rencana untuk volume keempat pada periode kekaisaran tidak pernah dilakukan. Sebaliknya, ia menerbitkan volume kelima, Provinsi Romawi di bawah Kekaisaran (1884), memanfaatkan prasasti Latin yang dikumpulkan untuk malajah prasasti Corpus.

Mommsen kemudian diangkat menjadi editor untuk majalah prasasti Corpus pada 1854. Empat tahun kemudian ia menerima gelar guru besar di Berlin (1858), kota di mana ia tinggal hingga akhir hidupnya. Mommsen meninggal pada 1 November 1903 pada usia 85 tahun.

Dari sisi kehiduapan keluarga, Mommsen menikah dengan Marie Auguste Reimer (1832-1907) pada 10 September 1854. Marie Auguste Reimer adalah puteri Karl Reimer, redaktu pada majalah Corpus, dari Leipzig . Pernikahan keduanya boleh terbilang sangat subur. Mereka dikaruniai 16 anak, beberapa dari mereka meninggal di usia masih sangat muda. Cucunya Wilhelm Mommsen (1892-1966) adalah seorang sejarawan dan anaknya, si kembar Hans (lahir 1930) dan Wolfgang Mommsen (1930-2004), adalah sejarawan Jerman yang terkenal. Cucu Theodor Mommsen yang lain, Wolfgang A. Mommsen (1907-1986), adalah seorang arsiparis, dan, Theodor Ernst Mommsen (1905-1958), adalah sejarawan Abad Pertengahan.

Mommsen menerbitkan 1500 karya , sebuah bibliografi pada 1905 yang memuat sekitar 1.000 peninggalan artefak dari pemerintahan Romawi. Ia juga mendirikan bingkai kerja studi sistematis sejarah Romawi, merintis epigrafi yaitu studi prasasti pada bahan-bahan artefak. Meski karyanya Römische Geschichte tak selesai, karya ini telah dianggap sebagai karya utamanya. Dan, karya yang paling relevan untuk masa kini ialah Corpus Inscriptionum Latinarum, sebuah kumpulan inskripsi Romawi yang disumbangkannya ke Akademi Berlin. Mommsen menerima hadiah Nobel Sastra pada 1902 untuk karya utama Römische Geschichte (1854-1856).

Steve Elu
Mommsen, Peraih Nobel Sastra 1902 Mommsen, Peraih Nobel Sastra 1902 Reviewed by Steve Elu on 09:26:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.