Mengintip Perbedaan Sajak dan Puisi

STEVEELU.com - Putu Arya Tirtawirya pernah mengatakan, puisi menjadi suatu pengungkapan secara implisit, samar, dengan makna yang tersirat, di mana kata-kata condong pada artinya yang konotatif. Sementara sajak, lebih luas lagi, tak sekadar hal yang tersirat, tetapi sudah menyangkut materi isi puisi, bahkan sampai ke efek yang ditimbulkan, seperti bunyi. Maka itu, sajak terkadang juga dimaknai sebagai bunyi.

Penyair Boris Pasternak dalam sajaknya yang berjudul “Batasan Sajak” terkesan memberikan batasan-batasan bagaimana membedakan sajak dan puisi, meski harus tetap diingat bahwa ini bukan pengertian defenitif. Ia menulis:
sajak adalah siul melengking suram
sajak adalah gemertak kerucut salju beku
sajak adalah daun-daun menges sepanjang malam
sajak adalah dua ekor burung malam menyanyikan duel
sajak adalah manis kacang kapri mencekik mati
sajak adalah air mata dunia diatas bahu
sebuah sajak pada hakekatnya mengundang kita berasosiasi. Tidak berinterpretasi, bertafsir-tafsir.

Merujuk pada pendapat Mc Caulay, Hudson mungungkapkan bahwa puisi adalah salah satu cabang sastra yang menggunakan kata-kata sebagai media penyampaian untuk membuahkan ilusi dan imajinasi, seperti halnya lukisan yang menggunakan baris dan warna dalam menggambarkan gagasan pelukisnya.

Sisi Etimologis
Dalam perjalanan kesusastraan Indonesia kita kenal dua istilah yaitu sajak dan puisi. Kerap kali dua istilah ini dicampuradukan penggunaanya tanpa batasan yang jelas. Puisi berasal dari kata berbahasa Belanda: poezie. Dalam bahasa Belanda sendiri dikenal pula istilah gedicht artinya sajak. Dalam bahasa Indonesia (Melayu) hanya dikenal istilah sajak yang berarti poezie maupun gedicht.

Puisi cenderung dipasangkan dengan prosa, seperti poetry dalam bahasa Inggris yang dianggap sebagai salah satu nama jenis sastra. Jadi, istilah puisi lebih bersifat general, jenisnya. Sedangkan sajak bersifat khusus, individunya. Sajak adalah puisi, tetapi puisi belum tentu sajak. Puisi mungkin saja terdapat dalam prosa seperti cerpen, novel, atau esai. Sehingga, banyak orang istilah kalaimat-kalimat puitis (bersifat puisi).

Secara etimologi, istilah puisi berasal dari bahasa Yunani poeima membuat atau poesis pembuatan, dan dalam bahasa Inggris disebut poem atau poetry. Puisi diartikan “membuat” dan “pembuatan” karena lewat puisi pada dasarnya seorang telah menciptakan suatu dunia tersendiri, yang mungkin berisi pesan atau gambaran suasana-suasana tertentu, baik fisik maupun batiniah.

Steve Elu
Mengintip Perbedaan Sajak dan Puisi Mengintip Perbedaan Sajak dan Puisi Reviewed by Steve Elu on 18:11:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.