Sambutan untuk Buku Pertama Saya




STEVEELU.com - Hari ini, Selasa, 27 Mei 2014, adalah hari libur nasional untuk memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Saya sendiri mengisi hari libur ini dengan berdiam di kos dan melihat-lihat apa yang bisa saya tulis. Pertama-tama saya melihat-lihat website pribadi saya karena selama seminggu ditinggal tapa diutak-atik. Kebetulan selama seminggu itu saya sedang mengadakan tugas liputan di luar kota.

Setelah itu, saya lebih aktif di facebook, terutama mempublikasikan puisi-puisi saya yang dimuat di Suara Merdeka, Minggu, 25 Mei 2014. Setelah saya publikasikan, beberapa teman mulai mampir memberikan jempol atau meninggalkan komentar berupa apresiasi. Tentu saya senang karena teman-teman bisa menikmati tulisan saya itu, meski saya sendiri masih merasa bahwa saya harus banyak belajar lagi.

Tiba-tiba ada seorang teman saya bernama Marco Ampera yang memberi komentar apresiatif, sekaligus menawarkan sebuah kerjasama untuk beberapa waktu ke depan. Sudah pasti saya tidak membiarkan momentum itu terlewatkan. Intinya ialah ia menawarkan agar diadakan lomba baca puisi, dan puisi yang akan dilombakan adalah puisi-puisi saya.

Saya langsung mengecek di inbox pesan facebook saya, apakah saya pernah berkomunikasi dengan Marco sebelumnya. Ternyata betul. Kami sudah pernah berkenalan dan berbagi cerita, meski tidak terlalu mendalam. Kami kemudian terlibat dalam diskusi serius soal rencana tadi.

Kemudian perbincangan menjadi berlanjut, yaitu keinginannya untuk membantu saya dalam memasarkan buku kumpulan puisi saya yang sedang dalam proses penerbitan. Wah, saya langsung merasa lega, karena selama ini, apa yang saya ragukan, paling tidak sedikit tiba di titik terang.

Saat ini saya sedang mempersiapkan buku kumpulan puisi pertama saya untuk diterbitkan. Keraguan terbesar saya selama ini adalah apakah saya bisa memasarkan buku kumpulan puisi saya ini? Pertama-tama tentu nasip buku ini saya letakan di tangan teman-teman yang saya kenal. Saya berharap karena ketertarikan tertentu mereka bersedia untuk mencicipi buku saya itu. Kedua, kepada siapa saja yang memiliki minat di dunia sastra, khususnya puisi, silakan mencicipi buku kumpulan puisi saya nanti.

Namun, sekarang Marco muncul bagai dewa penolong yang sedikit meredam keraguan saya itu. Ia memiliki visi yang menurut saya sangat brilian: "mengusahakan pendidikan kontekstual kepada anak-anak Amfoang". Daerah Amfoang terdiri dari beberapa kecamatan yang terletak di bagian timur Kabupaten Kupang. Dari segi infrastruktur, daerah-daerah yang terletak di wilayah ini masih jauh dari layak.

Marco merasa bahwa pendidikan kontekstual menjadi sangat urgen karena sekolah-sekolah yang ada di wilayah Amfoang biasanya membelanjakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk buku-buku dari "jawa" yang secara kulural dan bahasa jauh berbeda dengan pola pikir dan laku orang Amfoang. Seharusnya, buku pelajaran yang dipakai minimal mendekati pola pikir dan laku orang Amfoang sehingga anak didik tidak kebingungan membayangkan suatu dua atau tawaran ide yang dia sendiri mungkin tidak pernah akan merasakannya. Untuk kemjawab kebutuhan itu, Marco menawarkan agar buku saya yang akan terbit bisa didistribusikan ke sekolah-sekolah se-Amfoang agar ketika guru-guru mengajar tentang sastra, buku itu bisa menjadi salah satu referensinya.

Wah, saya sangat berterima kasih untuk ide yang sangat baik ini. Selain ada rasa senang karena bisa mendistribusikan buku-buku saya, saya juga senang karena bisa membantu pendidikan anak-anak di Amfoang, sebuah daerah bagian yang pernah membesarkan saya. Mudah-mudahan diskusi dan niat baik ini berjalan sesuai dengan harapan.

Steve Elu
Sambutan untuk Buku Pertama Saya Sambutan untuk Buku Pertama Saya Reviewed by Steve Elu on 20:01:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.