LintasGayo.com (1)


aku dan sepi

gemercik air bangukan pagi
di ufuk sepi tidurku yang panjang
lonceng gereja melolong
memungut mimpi dari tidurku

kubuka tirai tubuhku
kutemukan sepi sedang bermainmain
bersama embun yang hampir mati

aku merapikan dengkur yang masih tersisa
menyisipkannya di saku bajuku
nanti kubawa ke pemakaman bersama embun


remahremah hujan

di jendela pohon akasia itu
masih tersimpan remahremah hujan
yang datang dari timur

di sudut rintihmu yang letih itu
masih tersimpan remahremah hujan
yang datang dari pelupuk kenangan

hujan dan kenangan adalah remahremah aksara
yang selalu mencatat duka sekaligus sukacita

freedom, 27 juli 2013

- See more at: http://www.lintasgayo.com/44465/puisi-steve-agusta.html#sthash.J5Jvbny7.dpuf
LintasGayo.com (1) LintasGayo.com (1) Reviewed by Travel Blogger on 10:42:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.